Mengenalkan Astronomi Sejak Dini

KABAR LTPS - admin | 30/03/2016 | 539 kali dibaca

thanksandromeda

You’re Welcome

Yogyakarta (27/03) – Banyak yang berpendapat Gerhana Matahari Total 2016 menjadi titik balik kebangkitan Astronomi di Indonesia. Pada hari itu, masyarakat sangat antusias menyaksikan Gerhana Matahari dan mulai bergairah untuk belajar ilmu Astronomi. Hal tersebut tentu tidak disia-siakan komunitas atronomi untuk lebih memperkenalkan dunia astronomi kepada masyarakat. Seperti yang dilakukan Kelompok Studi Antariksa dan Astronomi Universitas Ahmad Dahlan (ANDROMEDA).

Bekerjasama dengan Komunitas Tenda Orange, pada Sabtu, 26 Maret 2016 dilakukan ‘sinau bareng’ dengan tema dunia astronomi bersama anak-anak di TBM Tenda Orange RT 37 dan 47, rw 08, Desa Gambiran, Kelurahan Pandean, Kecamatan Umbulharjo, Yogyakarta. Acara dimulai pukul 19.00 WIB dan berakhir pada pukul 21.00 WIB. Hadir sebagai pemateri dari Andromeda yaitu Lukmanul Hakim, Miftahussurur, Nanang dan Mega Sukma.

Cinta Andromeda

Testimoni beberapa astronom cilik

 

Cuaca yang mendung saat itu sehingga tidak dapat dilakukan pengamatan langsung dengan teleskop, tidak menyulutkan niat anak-anak untuk belajar astronomi. Pemateri dari Andromeda dengan gembira mengenalkan bagian-bagian teleskop National Geographic kepada anak-anak di sana. Selain itu, anak-anak juga diberi penjelasan mengenai benda-benda di luar angkasa seperti bulan, matahari dan planet-planet. Sebuah video mengenai urutan tata surya diputar dan menghanyutkan suasana malam itu. Setelah video selesai anak-anak diberi kuis untuk menyebutkan kembali urutan tata surya. Dengan semangat anak-anak menyebutkannya walaupun masih salah mengurutkannya. Di akhir sesi dibahas kembali kesimpulan yang sudah didapatkan selama ‘sinau bareng’ berlangsung.

Harapan dari acara ini semoga dapat memberikan pengetahuan secara dini tentang dunia astronomi kepada anak-anak, sehingga astronomi lebih dikenal luas oleh masyarakat. “Aku ingin menjadi astronot” celoteh salah seorang anak setelah ‘sinau bareng’ selesai.

Diarsip dalam: Edukasi, Observasi | Tags:

Tanggapan

Belum ada tanggapan

Tinggalkan balasan

Nama *

Surel *

Laman