Observatorium UAD Berhasil Mengabadikan Aktivitas Matahari Aktif yang Picu Badai Geomagnetik di Bumi
Pada 19 Januari, Observatorium Universitas Ahmad Dahlan (UAD) berhasil mengabadikan citra Matahari menggunakan teleskop William Optics 71mm. Dari hasil pengamatan tersebut, terlihat beberapa bintik hitam Matahari (sunspots) pada permukaan Matahari. Kemunculan bintik hitam ini merupakan indikator bahwa aktivitas Matahari sedang berada dalam kondisi aktif.
Bintik hitam Matahari adalah daerah dengan suhu lebih rendah dibandingkan area sekitarnya dan berkaitan erat dengan medan magnet Matahari yang kuat dan kompleks. Semakin banyak dan besar bintik hitam yang muncul, semakin tinggi pula potensi terjadinya fenomena Matahari aktif seperti flare Matahari dan lontaran massa korona (Coronal Mass Ejection/CME).
Aktivitas Matahari yang tinggi ini berdampak langsung terhadap lingkungan antariksa di sekitar Bumi. Salah satu dampaknya adalah terjadinya badai geomagnetik, yaitu gangguan pada medan magnet Bumi akibat interaksi dengan partikel bermuatan yang dilepaskan oleh Matahari. Pada peristiwa kali ini, efek badai geomagnetik dilaporkan dirasakan oleh wilayah lintang tinggi, bahkan hingga lintang menengah.
Badai geomagnetik dapat menimbulkan berbagai fenomena, mulai dari peningkatan intensitas aurora, gangguan pada sistem komunikasi radio, navigasi satelit, hingga fluktuasi pada jaringan listrik di wilayah tertentu. Meskipun Indonesia berada di lintang rendah dan relatif aman dari dampak langsung yang signifikan, fenomena ini tetap menjadi pengingat bahwa aktivitas Matahari memiliki pengaruh besar terhadap sistem Bumi.
Pengamatan Matahari seperti yang dilakukan oleh Observatorium UAD menjadi sangat penting dalam pemantauan aktivitas Matahari dan peningkatan pemahaman masyarakat mengenai fenomena cuaca antariksa (space weather). Melalui kegiatan observasi dan edukasi, Observatorium UAD terus berkomitmen untuk berkontribusi dalam penyebaran ilmu astronomi dan kesadaran akan dinamika Matahari yang memengaruhi kehidupan di Bumi. (mld)





