Sosialisasi Hisab 1435 H

KABAR PASTRON - admin | 13/06/2014 | 1039 kali dibaca

Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah mengadakan sarasehan dan sosialisasi Paham Hisab 1435 Hijriyah di kantor PP Muhammadiyah pada tanggal 29 Mei 2014. Acara ini bertujuan untuk memberikan kesempatan bagi para pengurus Majelis tarjih dan Tajdid menjelaskan tentang paham Hisab (perhitungan) yang digunakan oleh Muhammadiyah untuk penentuan awal bulan Hiriyah. Selain itu, peserta juga diberikan untuk kesempatan berdiskusi dan berbagi tentang problematika pensosialisasian keputusan dan pedoman Hisab pada masyarakat.

Perbedaan dalam metode penentuan awal bulan menimbulkan banyak pertanyaan di masyarakat yang bingung dalam memulai ibadah terutama yang berkaitan dengan awal Bulan Ramadhan, Syawal dan Dzulhijah. Metode Hisab yang digunakan oleh PP Muhammadiyah adalah Hisab Hakiki Wujudul Hilal. Kriteria yang digunakan untuk penentuan awal bulan Hiriyah adalah

  1. Telah terjadi ijtimak atau konjungsi antara Bulan dan Matahari
  2. Ijtimak atau konjungsi Bulan dan Matahari terjadi sebelum Matahari terbenam
  3. Pada saat Matahari terbenam, Bulan belum terbenam

Kriteria tersebut berdasarkan petunjuk pada kitab suci Al Quran surat Ya Sin ayat 39 dan 40.

Untuk 1435 H, PP Muhammadiyah menetapkan bahwa :

A. Ramadhan 1435 H

  1. Ijtimak jelang Ramadhan 1435 H terjadi pada hari Jumat Pahing, 27 Juni 2014 M pukul 15:10:21 WIB.
  2. Tinggi Bulan pada saat Matahari terbenam di Yogyakarta adalah 0 derajat 31 menit dan 17 detik
  3. Pada saat Matahari terbenam, di sebagian wilayah barat Indonesia, hilal sudah wujud dan di sebagian wilayah timur Indonesia belum wujud.

B. Syawal 1435 H

  1. Ijtimak jelang Syawal 1435 H terjadi pada hari Ahad Pahing, 27 Juli 2014 M pukul 05:43:39 WIB.
  2. Tinggi Bulan pada saat Matahari terbenam di Yogyakarta adalah 3 derajat 37 menit dan 48 detik

C. Dzulhijah 1435 H

  1. Ijtimak jelang Dzulhijah 1435 H terjadi pada hari Rabu Legi, 24 September 2014 M pukul 13:15:45 WIB.
  2. Tinggi Bulan pada saat Matahari terbenam di Yogyakarta adalah 0 derajat 30 menit dan 04 detik.
  3. Pada saat Matahari terbenam, di sebagian wilayah barat Indonesia, hilal sudah wujud dan di sebagian wilayah timur Indonesia belum wujud.

Sehingga PP Muhammadiyah menetapkan bahwa :

Tanggal 1 Ramadhan 1435 H jatuh pada hari Sabtu Pon, 28 Juni 2014 M.

Tanggal 1 Syawal 1435 H jatuh pada hari Senin Pon, 28 Juli 2014 M.

Tanggal 1 Dzulhijah 1435 H jatuh pada hari Kamis Pahing, 25 September 2014 M.

Hari Arafah (9 Dzulhijah 1435 H) jatuh pada hari Jumat Kliwon, 3 Oktober 2014 M.

‘Idul Adha (10 Dzulhijah 1435 H) jatuh pada hari Sabtu Legi, 4 Oktober 2014 M.

 

Meskipun PP Muhammadiyah menggunakan metode Hisab untuk menentukan awal bulan Hiriyah, namun Muhammadiyah tidak berhenti belajar untuk mempelajari teknik Rukyat (Observasi). Pusat Studi Astronomi UAD diberikan kesempatan untuk membantu pemutakhiran Hisab dan pelatihan Rukyat.

 

sumber :

  1. Maklumat Pimpina Pusat Muhammadiyah Nomor : 02/MLM/I.0/E/2014
  2. Argumentasi Hisab Muhammadiyah, 2014

Edukasi, Observasi

Kemah Bintang bersama Pramuka UAD

KABAR PASTRON - admin | 11/06/2014 | 476 kali dibaca

Kemah Bintang (MABIT) dilaksanakan pada tanggal 24 – 25 Mei 2014 di Observatorium Kampus Empat, UAD. Kegiatan kemah semalam ini terlaksana atas kerjasama PASTRON dan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Pramuka UAD. MABIT terlaksana berawal dari ide untuk mengenalkan Astronomi pada masyarakat melalui kegiatan ekstrakurikuler Pramuka. Sebenarnya, Pra...

Observasi

Observasi V for Venus

KABAR PASTRON - admin | 2/06/2014 | 405 kali dibaca

Observasi malam yang diadakan pada tanggal 3-4 Mei 2014 di Observatorium Kampus Empat adalah observasi pertama yang mengagendakan pengamatan langit malam sampai pagi hari. Beberapa planet yang bisa diamati saat itu adalah Jupiter, Mars, dan Venus. Planet Venus memang sudah dikenal sebagai bintang fajar di masyarakat Indonesia. Sehingga, peserta obs...

Edukasi, Observasi

Observasi Gerhana Matahari Sebagian 2014

KABAR PASTRON - admin | 17/05/2014 | 586 kali dibaca

Gerhana Matahari Cincin terjadi di beberapa bagian wilayah Bumi terutama di Selatan. Indonesia cukup beruntung bisa mengamati Gerhana Matahari ini sebagai Gerhana Matahari Sebagian. Namun, durasi Gerhana Matahari Sebagian sangat singkat, kurang dari 3 menit. Bahkan, piringan Matahari yang tertutup oleh piringan Bulan pun juga sangat kecil, yaitu 0,...

Edukasi, Observasi

Star Party Undangan HAAJ dan Boy Scout of America JIS

KABAR PASTRON - admin | 16/05/2014 | 428 kali dibaca

Star Party Undangan HAAJ dan Boy Scout of America JIS

Himpunan Astronomi Amatir Jakarta mendapat undangan untuk melakukan pelatihan kepada pramuka yang tergabung dalam Boy Scout of America. Pelatihan tersebut dalam rangka peraihan merit badge atau semacam tanda kecakapan khusus dalam kepanduan. Anggota HAAJ yang tergabung dalam tim pelatih sebanyak 4 orang, termasuk kepala PASTRON.  Kepala PASTRON se...